Skip to main content

Featured

"Orang Pendek" bukan Sekedar Mitos.

- 2014 Akhir tahun 2014, saya ketika itu bepergian ke daerah Bengkulu. Ketika itu saya memilih jalan darat, karena selain lebih murah, perjalanan darat juga memberi suatu hal yang saya sebut sebagai "perjalanan yang sesungguhnya". Saat itu saya menggunakan jasa suv yang di jadikan travel.   Singkat cerita, saya memasuki perbatasan Lampung - Bengkulu melewati daerah bergunung dengan hutan lebat. Driver menyebut daerah ini dengan nama Hutan Lindung. Kemudian saya menyimpulkan bahwa kawasan ini sebenarnya adalah bagian dari kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Salah satu kawasan Taman Nasional terluas dan terkaya di bumi sumatera ini membentang dari Lampung hingga ke Bengkulu.   Seperti biasa, dalam perjalanan saya mengobrol bebas dengan penumpang lain dan driver tentunya sampai akhirnya masuk ke sebuah cerita yang di sampaikan Driver dengan logat khas bengkulu itu. "Dulu kalau saya lewat sini, sering banyak anak kecil pak". Anak kecil macam apa yan

Ditemukan di Kaltim, Monyet yang Pernah Dinyatakan Punah

Sumber: Banjarmasin Post
Sekelompok tim peneliti internasional kembali menemukan salah satu primata yang dianggap sudah punah, Miller's Grizzled Langur (Presbytis hosei canicrus). Monyet kecil dari genus Presbytis ini ditemukan di hutan lindung Wehea, Kalimantan Timur, dan penemuannya diterbitkan di  American Journal of Primatology.

Presbytis hosei canicrus ini tadinya bisa ditemukan di sepanjang Kalimantan, Sumatra, Jawa, dan semenanjung Thailand-Malaysia. Namun, habitat monyet ini di Kalimantan sudah tergusur karena kebakaran hutan, penjarahan manusia, penambangan dan pertanian, demikian dilansir dari Eureka Alert, Jumat (20/1/2012).

"Penemuan Presbytis hosei canicrus cukup mengejutkan karena hutan Wehea berada jauh dari jangkauan monyet ini. Penelitian berikutnya di masa depan akan memfokuskan diri memprediksi kepadatan populasi Presbytis hosei canicrus di Wehea dan hutan sekitarnya," kata Brent Loken dari Simon Fraser University Canada.

Tadinya monyet ini diprediksi sudah punah sejak tahun 2004. Hasil ekpedisi empat tahun kemudian menegaskan prediksi tersebut. Namun, ekspedisi kali ini menegaskan jika monyet tersebut bertahan hidup dengan sangat baik di Wehea. Ekspedisi ini juga menyimpulkan jika wilayah hidup Presbytis hosei canicrus sudah meluas dibanding perkiraan sebelumnya.

"Adalah sebuah tantangan untuk bisa memastikan temuan kami karena hanya sedikit foto monyet ini yang tersedia. Satu-satunya deskripsi mengenai Miller's Grizzled Langur datang dari spesimen di museum," kata Laken lagi.

Meski demikian, kata Laken, penemuan ini belum menyelamatkan nasib Presbytis hosei canicrus dari kepunahan. Karena kini monyet tersebut masuk dalam hewan langka yang terancam punah. "Ini adalah lomba melawan waktu untuk bisa melindungi banyak spesies di Kalimantan."
Editor: Gusti Sawabi  |  Sumber: Banjarmasin Post

Comments

Popular Posts