Skip to main content

Featured

"Orang Pendek" bukan Sekedar Mitos.

- 2014 Akhir tahun 2014, saya ketika itu bepergian ke daerah Bengkulu. Ketika itu saya memilih jalan darat, karena selain lebih murah, perjalanan darat juga memberi suatu hal yang saya sebut sebagai "perjalanan yang sesungguhnya". Saat itu saya menggunakan jasa suv yang di jadikan travel.   Singkat cerita, saya memasuki perbatasan Lampung - Bengkulu melewati daerah bergunung dengan hutan lebat. Driver menyebut daerah ini dengan nama Hutan Lindung. Kemudian saya menyimpulkan bahwa kawasan ini sebenarnya adalah bagian dari kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Salah satu kawasan Taman Nasional terluas dan terkaya di bumi sumatera ini membentang dari Lampung hingga ke Bengkulu.   Seperti biasa, dalam perjalanan saya mengobrol bebas dengan penumpang lain dan driver tentunya sampai akhirnya masuk ke sebuah cerita yang di sampaikan Driver dengan logat khas bengkulu itu. "Dulu kalau saya lewat sini, sering banyak anak kecil pak". Anak kecil macam apa yan

Kronologi Sebenarnya Meninggalnya Shizuko di Gunung Gede

(Daripada disini pada update status sok senior bahas kematian pendaki, bilang ga safetylah, pemula, bla bla bla.. Mending baca nih HOT dari Twitter, KRONOLOGI ASLI kepergian alm. Shizuko di gunung Gede, Saya copy langsung dari twitter bang Gustya Indra cahyadi yang nangani langsung shizuko dikandang badak, silahkan cek twit accountnya @ndaychyd . Dan kronologi ini bisa dibilang valid, karena sudah diiyakan kebenarannya sama pendaki lain yang ada disaat saat terakhir shizuko..)

Maaf kita terlambat. 24 Desember 2014, Kandang Batu, Gunung Gede. Selamat jalan Shizoku..

Baru kali ini berhadapan dgn kematian. Yaa Allah begitu besar kuasa-Mu, dekatkanlah selalu hamba dalam jalan-Mu..Perjalanan kemarin, perjalanan yg mengajarkan saya apa itu makna kehidupan. Sebaik²nya manusia, adalah yg bermanfaat bagi orang lain.

Kandang batu penuh dengan tangisan sore itu. Maaf untuk semua kawan² SMAN 6 Bekasi, saya sudah berusaha semaksimal mungkin..Di berita tertulis diketemukan tanggal 25 jam 2 pagi? 2 ORANG REKAN KORBAN UDAH TURUN DARI TANGGAL 24 SIANG WOY!

Kenapa ranger cuma ngasih 2 buah bambu buat bikin tandu darurat!? Dan gak ikut naik pula? Tentang uang? Ini nyawa.Pengalaman dengan kematian bukan suatu yg bisa kamu banggakan, syukuri hembusan nafasmu yg sekarang. Allah Maha Kuasa atas segalanya..

Ini beban, sampai saat ini saya masih meneteskan air mata di kala solat dan saat termenung. Yaa Allah, kuatkan hambamu.. Nasib terbaik adlh mereka yg tdk prnh dilahirkan, yg kedua adlh mereka yg dilahirkan lalu mati muda, yg tersial adlh mereka yg mati tua. Berbahagialah mereka yg mati muda". Selamat jalan Shizuko Rizmadhani :')

Ada 2 macam takdir, takdir yg bisa kita tentukan dan takdir yg mutlak. Kematian adalah mutlak, tak ada yg kuasa mencegah takdir-Nya.

Berita tentang baju Shizuko basah dan tidak diganti adalah salah. Bagian kerah baju shizuko basah krn suapan air hangat, susu jahe,dan muntahan saat sakaratul mautnya. Dan 2 org rekan korban berlarian ke bawah bukan krn panik, tp saya suruh lapor ke ranger kalau shizuko telah wafat sore itu. Dan ada jg 2 org rekan korban yg lain yg minta pertolongan ranger sejak jam 12 siang tgl 24, tp knp ranger dan SAR baru mengevakuasi korban tgl 25 jam 2 dinihari? Juru bicara team ranger terlalu menutupi kesalahan.

Shizuko sempat ingin bangun saat saya teriakkan, "Zuko bangun! Lawan! MAMA KAMU NUNGGUIN DI RUMAH!". Tp dia roboh lg dan saya kembali menyuapinya dgn air hangat dan kembali menyemangatinya. Saya terus mengulanginya selama 4 jam terakhirnya. Saat itu suhu tubuhnya sudah kembali hangat, tp takdir menentukan lain. Shizuko menghembuskan nafas terakhirnya dgn memuntahkan banyak kopi.

"Kok keluar byk kopi!?".. "Iya bang, semalem dia minta kopi tp gak diseduh, digerus dan abis 5 bungkus", jawab rekan korban yg sudah mulai terisak. Saya coba menekan memberikan nafas buatan mulut ke mulut berulang kali. Mengecek nadinya, denyut jantungnya, dan.. "Kalo shizuko pergi, kalian ikhlas yaa?".

Saat itu juga tangisan dr 2 rekan korban meledak. "Beneran gak bisa diapa2in lg bang!? Yaa Allah!", saya hanya diam. Satu rekan korban memukuli tubuh korban, "Ko bangun koo! Banguun!", saya menahannya dan menyuruhnya istighfar. Kandang Batu penuh haru sore itu."

Satu rekan korban yg stay dan menunggu team evakuasi saya pimpin solat ashar dan meng-qada solat zuhur kami. "Maaf ya saya gak bisa nolong Shizuko", "iya gapapa bang, makasih banyak ya bang udah mau bantuin". "Kamu disini ya tungguin ranger dateng, doain shizuko terus".

FYI, saya bukan bagian teamnya. Saya menemukan Shizuko ditandu oleh 5 temannya pukul 12.00 di trek kandang badak - kandang batu.

"Temennya hypo? Mau dibawa kmn?", "mau dibawa kebawah bang", "yg bener aja! Kalo ujan gmn!? Bawa ke kandang batu, cari tenda yg kosong!" "Brp org yg naek?", "28 bang", "ketuanya mana?", "di kandang badak, lg packing ada 5 org bang, entar bantuin bawa barang ke bawah" "Knp juniornya yg disuruh bawa? Namanya siapa?", "Shizuko bang", "Jgn dibawa kebawah, harus cepet ditanganin. Udah brp lama begini?", "Dr semalem bang", "hah? Udah ditanganin?", "dia semalem kesurupan bang, cuma masuk kopi doang".

Dan di kandang batu itulah saya berusaha semaksimal yg bisa saya lakukan. Kami tdk bisa menunggu ranger, dan terbukti ranger baru mengevakuasi tgl 25 pukul 2 dinihari. Pdhl sebagian rekan korban turun tgl 24 pagi ke basecamp cibodas. Saya sangat kecewa dengan ranger disana yg hanya memberikan 2 buah bambu utk membuat tandu darurat dan ranger tidak ikut naik. Semoga kelak ranger dan team SAR bisa lebih peduli dalam hal seperti ini.

Saya hanya mendengar kronologi langsung dr beberapa rekan korban yg turun dan hny dibekali 2 buah bambu. Jika ada pihak yg merasa disalahkan saya minta maaf yg sebesar-besarnya. Ini sudah kehendak-Nya, saya hanya menceritakan kejadian real kronologis di 5 jam terakhir.

(SEE?! Jangan cuman bisa nyalahin korban dan temen-temennya yang mungkin memang belum pengalaman, belajar dari mas gustya, ada kewajiban bagi yang senior dan ahli harus ikut membantu, . No offense yee..)


Sumber : https://www.facebook.com/mutiasalma/posts/10202010962769712

Comments

Popular Posts